alamat baru Cerita 998 http://cerita998.us

Lapor link/video rusak disini

   

Bantuin bibi

Halo para pembaca sekalian, ane mau share cerita singkat. Ane mau sedikit cerita nih gan kejadian sama bibi ane beberapa waktu yang lalu.
Nama ane adi (samaran) Ane punya bibi yang udah masuk 30an namanya santy. Doi ini adik ayah ane. Doi punya usaha warung sama suaminya usaha toko elektronik. Kebetulan pas lebaran kemarin ada acara keluarga dan ane ketemu sama bibi. Lama ga ketemu bibi ane rasa makin yahud aja walau anak udah satu. Bibi ane tergolong cantik dan bentuk badan lumayan bagus. Sejak masih belum menikah ane sering maen kerumahnya buat sekedar cuci mata. Cara berpakaianpun style anak muda. Nah pas acara keluarga lebaran kemarin bibi ngeluh kalau warungnya tiap malem tambah rame. Rame karena suaminya pasang layar tsncep buat nobar pildun terus otomatis warung bibi juga ikutan rame. Paling banyak pesenan kopi jadi bibi bolak balik rumah buat bikin kopi. Karena suami juga sibuk keliling servisin tv buat pildun alhasil bibi ane sendirian dirumah kerepotan. Ane inisiatif tuh bantuin bibi dan bibi setuju aja ada yg bantu. Besok malemnya datanglah ane kerumah bibi. Buset rame bener orang pada ngumpul. Entah orang pada sadar atau nggak tapi bibi malem itu pake daster lumayan pendek yg menurut ane sangat menggoda
Rumah bibi ane berada dipojokan kompleks perkampungan alhasil peneranganpun sedikit redup apalagi belakang rumah hanya sebatas lampu kecil seadanya. Ane buatin kopi didapur sementara bibi mondar mandir anter pesenan. Makin malem mskin rame ane dan bibi makin ribet. Kondisi dapur yg sempit karena baru renovasi membuat ane beberapa kali bersenggolan dengan bibi
Kadang sikut ane yang nyenggol dadanya atau kadang otong ane yang nyenggol bokongnya. Lama kelamaan ane tegang juga apalagi tingkah bibi ane genit manja tiap kesenggol.
“Ihh sengaja ya itu senggol-senggol” kata bibi
“Kagak sengaja bi, lagian dapur sempit amat” jawab ane
“Tapi situ seneng kan” balas bibi
“Rejeki mah jangan ditolak hahaha” tutup ane setelah bibi ngeloyor pergi.
Waktu ane kebelakang ambil air dan balik kedapur, karena agak gelap ane kagak sengaja nabrak bibi dan karena kaget bibi sontak limbung kebelakang nabrak teko di meja. Teko yg berisi air panas tumpah sebagian mengenai bibi dari perut kepaha sementara air yg ane pegang tumpah kecelana ane dan sebagian dada bibi. Bibi mengaduh kepanasan otomatis ane langsung pegang tu paha ane gosok dan tiup perlahan
“Kamu gimana sih” kata bibi
“Maaf bi kagak sengaja lagian bibi ngagetin sih tiba” di belakang”
Ane gosok terus itu paha dan bibi cuman diem aja. Iseng ane gosok paha agak keatas bibi diem aja. Lama” terus keatas pas mau sampai celana dalam bibi nyeletuk
“Mau sampe mana tu tangan?”
“Sampai sini” ujarku yang masih ngelus diujung paha. Sesekali ane gesekin tangan ane keujung vagina saat mengelus. Bibi diam aja ane lakuin itu. Lama kelamaan ada cairan basah di cd bibi dan bibi ketahuan mendesah kecil saat aneh ngelus paha. Kepalang tanggung ane nekat kerjain tuh vagina. Ane lucutin cdnya kemudian ane mainin vagina bibi. Setelah beberapa saat ane masukin jari tengah kedalam vagina. Bibi hanya melenguh.
“Ohh.. Di kamu ngapain sih. Emhh”
“Bantuin bibi to” jawab ane sambil terus mainin vagina bibi. Saat ane liat keatas karena ane jongkok, ane liat ekspresi bibi udah penuh birahi sambil mainin payudaranya sendiri. Anepun berdiri balikin badan bibi kemeja dapur sehingga ane dibelakang bibi. Ane mainin lagi vagina bibi sambil gesekin penis abe dipantatnya dan tangan ane satunya meremas payudara bibi.
“Emmhh.. Ohhh di jangg an di” kata bibi
“Kenapa bi?” Jawabku sambil makin cepet ngocok vagina dan gesekin penis ane
“Diluar banyak orang tuh. Achhh… ” bibi sedikit berteriak sambil nutup mulutnya saat kelentitnya ane kerjain. Beberapa saat bibi diam hanya mendesah dan menggeram menahan birahinya. Vaginanya makin becek. Tak ingin berlama ane buka rersleting celana ane.
Tiba-tiba pintu depan diketuk pelanggan warung yang mau pesen kopi.
Bibi yang kaget tersadar menyudahi pemanasan kami dan segera membuat kopi untuk diantarkan kewarung depan meninggalkan cd yg tergeletak dilantai dan ane yg masih kentang.
Sesaat kemudian bibi datang lagi kedapur dengan muka merah.
“Udah bi?”
“Udah”
“Kok sepi? ”
“Lagi pada serius liat bola tuh”
“Bibi kok mukanya merah? ”
“Ini nganter kopi daster bibi belom kering bener”
“Mana ga pake cd lagi” tambahku sambil cengengesan.
“Hushh” jawab bibi sambil melotot.
“Bi lanjutin yuk” tantangku
“Ih lanjut apaan? ” cegah bibi
“Yg tadi” lanjutku sambil mendekat kebibi.
“Jangan ah diluar banyak orang tuh”
“Kan diluar, didalem kan sepi” tanpa menunggu lama segera kucium bibi dengan penuh nafsu. Bibi hanya mendesah sambil berusaha menolak pelan. Terus kucium dan tanganku kembali bergerilya ditubuh bibi. Kucium payudara bibi kumainkan kiri kanan. Kuremas dan kujilati putingnya tanpa ampun. Kugigit kecil payudaranya yg membuat bibi mengerang kecil. Tak berapa lama bibi terlihat pasrah dan tak ingin kehilangan momen segera kukeluarkan penis yg daritadi dikentangin. Kududukkan bibi dan kuarahkan penisku kedepan wajahnya. Bibi melihat sesaat kemudian menggenggam dan mengocoknya pelan. Tak tahan kudorong penisku kemulut bibi. Bibi pun mau mengulum penisku dengan lahapnya. Sementara bibi mengulum tanganku sibuk memainkan vaginanya.
“Oghh… Slrpp slrpp enyakk oghh.. ” bibi meracau menikmati penis dan vaginanya dikocok cepat. Kuluman bibi sungguh nikmat. Tak ingin cepat keluar kusudahi acara kulum ini. Bibi kududukkan dimeja dapur dan bersiap kucoblos vaginanya. Dengan penis kugesek sebentar kelentitnya lalu kumasukkan penisku perlahan. Kulihat wajah bibi meringis menahan nikmat. Setelah masuk semua segera kukocok pelan penisku. Bibi hanya mendesah sesekali ikut menggoyangkan pinggulnya.
“Achhh… Enak di emhhh… ”
“Iya bi, Ohhh memek bibi legit banget”
“Uhhh yeah terus di, disitu ihhh” bibi berteriak kecil saat kusodok dengan keras tiba tiba
“Jangan keras keras ihh. Diluar banyak orang tau”
“Iya bawel ah” sambil kuturunkan dari meja dan kusuruh bibi nungging untuk doggy style. Setelah menungging kulihat vaginanya sebentar dan tak tahan segera kujilati vaginanya. Cukup lama kumainkan vaginanya dengan jari dan lidah.
“Ahh… Di apaan sih gausah kebanyakan gaya deh ahhh” sergah bibi
“Iya bawel amat sih”kusudahi aksiku lalu langsung kusodok vaginanya dan kukocok penisku dengan keras dan cepat
“Achhh auhh.. ” bibi hanya mendesah dan menutup mulutnya takut terdengar keluar. Disela sela sodokan kukerjai lubang anus bibi. Bibi makin mengerang saat anusnya kumainkan.
“Ihh jangan dimainin ahh. Cepetan di keburu suami bibi pulang, orang diluar juga rame”
“Iya bi tenang aja. Nikmati dulu” Wah bisa dianal nih pikirku dalam hati.
Sensasi main sama bibi dirumah dan rasa takut kalau ada yg masuk rumah karena diluar ramai orang membuatku merasa ingin muncrat
“Bii aku mau keluar nih”
“Barengan achh.. ” jawab bibi
Segera kupercepat kocokanku dan dan kuremas payudaranya dengan cepat.
crettt
“Ahhh… Bi aku keluar”
“Ehhmmm.. Ahh bibi juga di”
Aku dan bibi keluar bersamasaan. Setelah beberapa saat kucabut penisku dan bibi segera terduduk. Kuarahkan penisku kewajah bibi. Dikulumnya penisku hingga bersih. Setelah beberapa saat kita berdua duduk untuk mengumpulkan tenaga dan sedikit ngobrol
“Bi, kenapa tadi mau sama aku? ” tanyaku
“Gpp, lagi horny aja” jawab bibi
“Kok bisa? ”
“Ini daster sering bibi pakai saat lagi main sama suami bibi. diliatin banyak orang pake ini daster jadi horny bibi. ”
“Ohh gitu besok lagi ya bi hehe” pintaku
“Ihh maunya” jawab bibi sambil cubit lenganku
Kamipun segera merapikan pakaian dan bersiap kembali kewarung untuk ikut nonton pildun. Saat bersiap keluar bibi sedang mengambil makanan kecil untuk dibawa kewarung. Karena posisinya agak menungging dengan isengnya ane tepok tu pantat.
“Ihh ga sabaran amat sih baru juga selesai” jawab bibi
Kitapun segera keluar ikut nongkrong dengan yg lain. Saat ane keluar sama bibi kebetulan suaminya baru datang sehabis servis tv tetangga.

Leave a Reply

cerita sex, cerita dewasa, cerita ngentot, cerita sex incest sedarah, cerita sex selingkuh, cerita sex ngentot mama nonton bokep indo, bokep jepang, bokep barat, bokep jilboob, bokep sma, bokep smp, abg indo, bokep remaja,


© 2017-2018 Cerita 998

Bokep indoKomik hentaiWebtoon dewasa