alamat baru Cerita 998 http://cerita998.us

Lapor link/video rusak disini

   

Mbak emma, instruktut fitness

Perkenalkan namaku angga, umurku saat itu 23 tahun.
Setelah wisuda, aku bekerja di sebuah perusahaan nasional di kota besar ini.
Sebagai IT support.

Genap 5 bulan aku bekerja disini, sibuk didepan komputer dan jarang bertemu manusia.
begitu terkejutnya aku ketika bercermin, melihat perutku yang membuncit.
dan ketika kutimbang beratku sudah 69 kg, naik 9 kilo.
pantes aku agak sulit bergerak.

Singkat cerita aku sudah mulai fitness di sebuah gym dekat apartemenku
aku mengambil jadwal pagi, karena aku lebih sering bekerja sore.
pagi hari, gym sangat sepi, biasanya hanya ada 3 orang yang latihan.
satu2nya temanku adalah mas toni, pemilik gym ini, dia yang mengajariku teknik fitness.
berkat arahannya badanku kembali fit dan beratku turun 5 kilo dalam 2 bulan.

Suatu pagi, saat akan mulai latihan, mas toni menghampiriku.
“angga, hari ini aku ada acara, kamu lanjut aja latihannya” ujarnya
“oke mas, latihanku hari ini apa ya mas?” tanyaku
“kamu lanjut aja benchpress dan latihan squat untuk kaki, abis itu kardio” jawabnya
“siiip mas, eh mas nanti kalo aku udah kelar latihan, gimana gym ini?”
“nanti ada emma, dia member juga, dia datang jam 10, aku titip gym ke dia” kata mas toni.
“aku udah ceritain kamu sama dia, kasih kunci ke dia ya, aku cabut dulu” tambah mas toni.

tidak berapa lama setelah mas toni pergi, aku masih sibuk pemanasan.
pintu gym terbuka dan masuk seorang wanita berambut hitam, panjang terurai.
dia memakai tanktop putih ketat dan jins biru yang juga ketat.
dan menyandang sebuah tas sport.

aku terpana, wanita itu sungguh cantik dan seksi.
kulit sawo matang, sedikit coklat tapi eksotis.
umurnya sekitar 30, bertubuh bahenol dengan dada dan pantat besar khas wanita dewasa.
sekilas sosoknya mirip dengan artis emma waroka.

“hai, aku emma, kamu angga kan? mas toni kemaren bilang” suaranya sedikit ngebas, dengan senyum lepas.
“haa.. haaii. iya mbak aku angga, kunci aku taroh di atas meja reseptionis” jawabku sedikit gugup.
“oh ok, aku ganti baju dulu, mau ikut ngegym juga” dia langsung berjalan ke kamar ganti.

“asyiiik, ngegym ditemani cewek seksi” kataku girang dalam hati.
akupun melanjutkan pemanasan dan peregangan.

mbak emma kembali dan sudah ganti baju, hanya memakai baju senam.
aku pun terperangah melihatnya.
tanktop sport warna putih-merah berkilat, senada dengan celana hotpant ketat yang sangat pendek.
ya sangat ketat, sehingga mencetak seluruh lekuk tubuhnya.
memamerkan perutnya yang datar, dada besar membusung, paha montok,
bokong yg mancung dan bagian selangkangan membukit.
sekilas aku melihat cetakan puting payudara yg nyeplak.
dan juga garis belahan vagina di bagian bawah hotpant pendeknya.
jujur, pemandangan yang akan membuat semua lelaki ingin menjamahi, menggerayangi, meremas, ahh..

setiap gerakan fitnessnya seperti striptease dimataku.
ketika dia lari di treadmil, bokongnya bergoyang2 seolah memintaku untuk meremasnya.
ketika latihan otot dada, entah mengapa seperti memamerkan payudaranya yg montok itu.

anehnya, setiap gerakan dilakukannya dengan pose berlebihan.
latihan paha dilakukan terlalu menungging seperti pose doggstyle.
squat kaki dilakukan berbaring, seperti posisi misionaris.
diikuti dengan lenguhan2 yg malah seperti wanita sedang bercinta dibanding sedang olahraga.
aku jadi berpikir yg tidak2, ditambah kami hanya berdua di ruangan ini.

aku pun benchpress, latihan otot dada yang posisinya tidur dan mengangkat barbel.
“eh angga, posisi benchpressmu salah tuh” terdengar suara di sampingku.
aku menoleh, mbak emma sudah berdiri didekatku sambil melap badannya dengan handuk kecil.
tercium aroma parfumnya yg manis.

“nah kalo benchpress, perutnya agak ditekuk, sehingga angkatannya pas di dada”
dia memegang perutku dan membetulkan posisiku.

akupun mengangkat barbel, dia pindah berdiri kearah belakangku membantu memegangi barbel.
busyet, posisi ini sungguh menggodaku, aku berbaring di alat benchpres dan dia berdiri seolah mengangkangiku.
selangkangannya tepat di atas dahiku, saking dekatnya aku dapat merasakan kehangatan tubuhnya,
dan juga dapat mencium aroma keringatnya yg seksi .

dengan jelas aku melihat gundukan bukit disana, ada garis diantara 2 bukit tersebut,
astaga, sekilas aku melihat bayangan klitorisnya.
aku jadi menduga2, apakah mbak emma tidak memakai celana dalam?
aku perhatikan lagi dan memang tidak ada garis celana dalam disana.
jantungku sontak berdetak lebih cepat,
mbak emma tidak memakai celana dalam!

“aduh angga, perutnya kembali lurus lagi tuh”
“benchpress yg benar efeknya disini” ujarnya sambil meraba dadaku.
posisi itu membuat pahanya mengapit kepalaku, aku merasakan kulit pahanya yg mulus.
ternyata walau terlihat padat, pahanya tetap halus dan lunak.

“nanti bisa hernia lo”
“soalnya kalo posisi gini, benchpresnya malah terasa disini”
tangannya menekan perut bagian bawahku.
“och” aku tercekat, bagian itu adalah titik sensitifku.
seketika penisku bereaksi dan perlahan2 ereksi.

sekarang posisi selangkangannya tepat di atas bibirku dan bokongnya menempel ke hidungku,
bisa dikatakan mbak emma duduk di atas wajahku.
bokongnya yang besar, gundukan vaginanya yang gemuk melahap wajahku.
ujung hidungku merasakan sesuatu yang hangat dan sedikit lembab.
jantungku berdetak sangat kencang, badanku bergetar menahan nafsu.
dan aku pun nyaris sudah tidak tahan lagi, ingin ku perkosa saja wanita ini.
aku memberanikan diri, aku menjulurkan lidahku mencoba menjilat vaginanya.

Tetapi, sebelum lidahku sampai ke vaginanya, dia bangkit.
“sini aku contohin” ujarnya.
ah.. aku kecewa.. aku masih terengah2 menahan gejolak ini.
“ayo berdiri dulu angga, aku contohin” dia menarik tanganku untuk bangkit berdiri.

kemudian dia mengurangi beban barbel, berbaring dan melakukan bechpress yg benar.
“nah begini angga, tahaaann, angkat pelan, perhatikan posisi tubuhku”
aku pun memperhatikan tubuhnya, jujur aku agak susah berdiri karena penisku sedang ereksi.
sehingga aku berdiri agak membungkuk,
kemadian mataku mengarah kedadanya, ada cetakan puting disana,
astaga, mbak emma juga ga pake bra!
ah, penisku semakin berdiri dengan mantap, berdenyut2.

“coba kamu pegang ini, harusnya efek benchpress disini”
dia menunjuk bagian diatas payudaranya yg besar itu.
aku pun memegangnya dengan gemetar, menekan bagian dada atasnya dengan ujung jariku.
“nah tahan disana, aku coba lakukan benchpress lagi” aku masih tetap memegang dada atasnya.
ketika dia mengangkat barbel otomatis telapak tanganku menyentuh payudaranya.
tanpa sadar aku sedikit meremasnya.

“aw angga, bagian atasnya, ga disitu!” pekiknya, tapi terus melakukan bechpress.
karena gugup, aku malah menekan bagian putingnya, terasa putingnya sudah keras.
dan aku malah aku mempelintir puting itu!

“auch! angga!” dia berhenti benchpres dan bangkit berdiri.
berkacak pinggang dan menatapku dengan wajah marah.

aku terkejut dan segera tersadar aku sudah berbuat lancang.
“maaf mba, aku ga sengaja” aku menunduk, malu, merasa bersalah.

“ya udah, coba kamu benchpres lagi yg benar”
dia membungkuk membelakangiku, mengambil piringan barbel.
dan oh, pantatnya menempel pas di penisku yg sedang berdiri,
dia sedikit berlama2 dengan pose seperti itu, memilih2 beban yg pas untukku,
tentu saja pantatnya yg semok itu bergesekan dengan penisku.

tanpa sadar aku goyang2 pinggulku, mengesek2an penisku ke pantatnya.
ohh… nikmatnya..
kemudian aku pegang pantat itu dan meremasnya keras!

dia berdiri menatapku tajam.
“kalo itu juga ga sengaja?”
aku kembali tersadar, aku sudah melecehkannya lagi..
dengan jelas dan tidak bisa dibantah.

“maaf mbak” aku bicara lirih, tertunduk.
“aku refleks mbak, mbak seksi banget, aku jadi terangsang”
sambil membetulkan posisi penisku yg mulai sakit tertahan celanaku.

“aduh kasihan angga.. terangsang ya, pasti tersiksa banget” katanya sambil mengelus pipiku.
aku terkejut dan hanya terdiam bengong.

“si angga junior pasti udah keras ya?”
dia mengelus selangkanganku, sedikit meremas penisku yg sudah berdiri maksimal,
“auch mbaa..” aku semakin tekejut, tidak menduga dia melakukan itu.
jantungku serasa ingin copot, mataku terbelalak.

“kan aku emang sengaja merangsang kamu” katanya sambil menatapku tajam sambil tersenyum.
tangannya masih tetap di penisku dan mengelus2nya.
“achh mba” pekikku tertahan.

“kamu tau ga aku ga make bra ?” ujarnya tersenyum.
kemudian tangannya mengambil kedua tanganku dan menempelkan telapak tanganku di payudaranya.
aku masih terkaget2, sumpah deg2an.

“ih kamu lucu deh angga, takut cewek ya? gemetar begini”
“beraninya dibelakang, dikasih malah takut” dia masih menatap mataku sambil tersenyum.
“si..sii.siapa bilang takut, aku cuma kaget aja” jawabku langsung meremas payudaranya.
mbak emma sontak mendesah, badannya tersentak menahan rangsangan.
ah, payudaranya benar2 kencang, montok, lembut dan halus.

“ahhh, pake mulut dong sayaang” dia membuka baju senamnya.
aku jilati sekujur payudaranya dan sesekali menggigiti putingnya.
mbak emma kelojotan dan mendekapku sangat keras, sehingga wajahku tenggelam di belahan payudaranya.
dia mendorongku sehingga terduduk di kursi benchpress.
posisinya diatas pangkuanku, penisku bergesekan dengan selangkangannya.
kami berciuman liar, dia seolah menari2 diatas pangkuanku.

“ahhh.. angga, aku juga ga pake celana dalam lo” dia mendorongku sehingga terbaring.
dia mengangkang diatas wajahku dan menekankan vaginanya yg masih terbungkus celana ketat.
terlihat ada bercak basah disana. oh aku sungguh menyukai bau ini, bau khas vagina wanita.
aku pun segera menjulurkan lidahku, menjilati vaginanya, ada sedikit rasa asin.
dia memperkosa wajahku dengan selangkangannya.
goyangannya sungguh liar, sehingga aku sedikit sulit bernafas.

aku pun menarik celana ketat itu, dan terpampanglah vagina dengan bulu yg tercukur rapi membentuk segitiga.
berbibir tebal berwarna merah kecoklatan.
segera kusibak bibir itu dengan jariku, dan aku jilat klitorisnya.
“aaaaaaaahhhh… jilati terus angga!” pekik mbak emma.
aku jilati vaginanya dari bawah terus ke klitoris berulang2.
tubuh mbak emma bergetar hebat menahan nikmat yg sangat.

kemudian dia bangkit berbalik membelakangiku.
dengan cepat dia membuka celanaku dan menghisap penisku yg sudah keras maksimal.
ah.. penisku terasa hangat dan basah.
“sungguh nikmat mulutmu mbak” lirihku

posisi 69 ini adalah favoritku, puting payudaranya bergesekan dengan perutku.
rambutnya yang panjang menyentuh perut dan pahaku ikut memberi rangsangan.
aku pun menggapai pantatnya dan meremasnya dengan gemas.
lidahku juga terus menjilati seluruh bagian vaginanya.

“ahhh. terus angga, nikmat sekali sayaangg, jleb.. jleb”
mba emma terus menghisap penisku, dan mulutnya maju mundur dengan irama yang sungguh nikmat.
tangannya meremas pantatku dan mengelus bawah testisku. ahhh.. nikmat sekali..

“ahhh, terus mbak, ahhh.. ”
mbak emma semakin liar, pantatnya ditekan keras kewajahku, digesek2kan ke sekujur wajahku.
wajahku sudah basah oleh cairan vaginanya yg licin dan hangat.

tiba2 irama goyangannya menjadi brutal, isapan dipenisku semakin keras dan cepat.
“ahhhhh” “ougghhhh” dia mendesah liar, semakin mempercepat gerakannya.
semakin cepat dan terus semakin cepat.

dan… kemudian.. sekujur tubuh mbak emma bergetar kejang,
vaginanya menyemburkan air dengan deras.
menyiram sekujur wajahku dengan kuat.
cresssss… cressss…
mbak emma sedang orgasme yg diikuti squirt.
tubuhnya tersentak2.. pahanya mengapit kepalaku kuat.
berkali2 dia kelojotan, kemudian terkulai diatas tubuhku.
nafasnya terengah2 dengan mulut masih penuh oleh penisku.
sepertinya mbak emma baru saja merasakan orgasme yg begitu nikmat.

perlahan2 aku bangkit berdiri, mbak emma masih menelungkup,
pantatnya menjadi perhatianku, sungguh menggunung, besar dan montok.
disela2 pantat semok itu mengintip vagina merah yg berbibir tebal.
pemandangan yg sangat menggairahkan.

tidak tahan aku tampar pantatnya dengan keras.
“auhh angga” lenguh mbak emma.
aku remas pantat itu, aku ciumi dan aku gigit.
mbak emma sepertinya menikmati diperlakukan keras seperti ini.
tubuhnya menggelinjang setiap aku menepuk dan meremas keras pantatnya.

segera kutindih mbak emma, aku ciumi tengkuknya dengan jilatan dan gigitan kecil.
tanganku menelusup kebawah dan meremas payudaranya.
penisku menyelip diantara pantatnya dan perlahan masuk ke bibir vaginanya.

“auuuhhh..” mbak emma melenguh saat kepala penisku mulai masuk.
tanpa kesulitan penisku masuk ke vagina yg sudah basah ini.
ahhh.. sungguh nikmat, sangat hangat dan licin.

sejenak aku mendiamkan pose ini, menikmati tubuh sekal mbak emma.
jadi inilah rasanya ngentot dengan wanita berubuh semok.
penisku terasa dimakan vaginanya, seperti dihisap sampai ke pangkal.

kemudian aku menggenjot mbak emma perlahan,
penisku keluar masuk perlahan di vagina gemuk ini.
ada sensasi memantul setiap kali aku menusukkan penisku dalam2.
ahhh.. ini tubuh ternikmat yg pernah aku nikmati.

mbak emma pun ikut menggerakkan pantatnya.
“ahhhh… angga.. lebih cepat angga” suaranya parau menahan nikmat.
dia sudah tidak berbaring lagi, perlahan pantatnya semakin menungging.

aku menggenjot tubuh mbak emma semakin cepat.
“cipak..cipak..cipak..” bunyi tubuhku beradu dengan pantatnya.
dari cermin bisa aku lihat payudara yang bergoyang seirama genjotanku.

“ahhhh.. ahhh..” suara kami semakin keras.
mbak emma kemudian berdiri denga tangannya bertumpu ditiang barbel.
aku meremas payudaranya dari belakang.
kugigit lehernya dan menggenjotnya lebih cepat.

“jlok.. jlok” bunyi penis beradu dengan vagina yg basah.
genjotanku semakin cepat. bahkan mulai liar.
remasanku di payudaranya semakin keras.

“ouuchhhhhh, angggaaaa” mbak emma melenguh sejadi2nya,
vaginanya berkedut2 dan menyemburkan air lagi..
hangat terasa di batang penisku. dia orgasme squirt lagi.

aku pun makin liar, menggenjotnya dengan semakin cepat, semakin cepat..
sampai aku tidak dapat menahan lagi, tubuhku mengejang.
“croottt.. crooott..” spermaku menyembur kuat di dalam vaginanya.
beberapa kali tubuhku mengejang, merasakan klimaks yg begitu dahsyat.
“croottt.. crooott..” belasan kali tubuhku tersentak2 nikmat.
bergetar menahan kenikmatan yang luar biasa ini.
ahhhh… kupeluk erat tubuh mbak emma,
menikmati sisa2 kenikmatan yg masih terasa menghentak walau sudah pelan.
harus kuakui ini orgasme terhebatku.

“ahhh.. ahhh… hebat sekali, hebat sekali” nafasku masih terengah.
“terima kasih ya sayang, hebat sekali rasanya” bisikku ke telinga mbak emma.
dia berbalik menghadapku dan mencium bibirku lama sekali.
sampai aku sesak nafas.
“kamu juga hebat, sampai bikin aku pipis”
tangannya masih bergantung padaku.
aku tersenyum lebar.

tiba2 aku mendengar suara sepatu berderap.
“drap..drap” aku pun melihat ke arah pintu.
astaga! ternyata dari tadi pintu tidak terkunci!

“mbak, ada orang datang, ayo kekamar ganti!” aku segera berlari telanjang kekamar ganti.
tapi ternyata mbak emma tidak ikut berlari denganku.
dia dengan santai memakai bajunya yang cuma 2 bagian itu. tanktop dan hotpant ketat.
untunglah ketika 2 pasang tamu masuk, bajunya sudah terpakai.
setidaknya bisa menutupi keterlanjangannya.

“siang guys, ayo masuk, isi daftar member dulu ya” sambut mbak emma.
selintas aku perhatikan pengunjung yg cowok mempelototi mbak emma.
pasti mereka juga menyadari mbak emma tidak menggunakan daleman.
mbak emma malah santai saja dengan pakaian minim seperti itu melayani mereka.
mengajak mereka mengobrol, memperlihatkan brosur2.
aku yakin 2 orang pengunjung yg cowok pasti juga terangsang seperti yang aku alami tadi.

setelah beberapa lama, mbak emma kemudian berjalan meninggalkan mereka.
memungut pakaianku dan berjalan menghampiriku di kamar ganti.
aku perhatikan mata member itu masih mengikuti mbak emma.
dan tentu saja member wanita yg aku yakin pacar mereka masing2 memarahi mereka..

ah mbak emma, kamu emang penggoda..

setelah itu aku sempat mandi berdua dengan mbak emma di bawah shower.
saling meraba dan membersihkan tubuh, tapi sayangnya tidak sempat bercinta lagi.
karena aku harus buru2 pergi ketempat kerja karena server tiba2 down.

untunglah aku sempat bertukar pin BB dengan mbak emma.
sebelum aku pergi mbak emma berbisik,
“kapan2 puasin aku lagi ya angga sayaang”
“suamiku sudah tua dan loyo”

TAMAT

Leave a Reply

cerita sex, cerita dewasa, cerita ngentot, cerita sex incest sedarah, cerita sex selingkuh, cerita sex ngentot mama nonton bokep indo, bokep jepang, bokep barat, bokep jilboob, bokep sma, bokep smp, abg indo, bokep remaja,


© 2017-2018 Cerita 998

Bokep indoKomik hentaiWebtoon dewasa